BREAKING NEWS

Cegah Longsor Susulan, BPBD Mojokerto Tanam 10.000 Rumput Vetiver di Jalur Wisata Tahura Cangar

Penanaman rumput vetiver oleh BPBD Mojokerto di kawasan Tahura Cangar Pacet untuk mencegah longsor

Mojokerto, Perintis.co.id – Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan penanaman ribuan rumput vetiver di kawasan bekas longsor jalur wisata Tahura Cangar, Kecamatan Pacet. Langkah ini dilakukan sebagai upaya penguatan struktur tanah sekaligus pencegahan bencana longsor susulan.

Upaya tersebut menyusul peristiwa longsor yang terjadi tahun lalu dan mengakibatkan sepuluh orang meninggal dunia. Lokasi yang menjadi perhatian utama berada di tebing Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, Blok Watulumpang, yang dikenal sebagai jalur wisata dengan tingkat kerawanan longsor cukup tinggi.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin, M.Si, menjelaskan bahwa penanaman vetiver merupakan bagian dari strategi rehabilitasi pasca-bencana berbasis penguatan vegetasi.

“Sebanyak 1.500 bibit dari total 10.000 bibit rumput vetiver ditanam di terasering bekas longsoran. Selebihnya akan ditanam secara menyebar di tebing-tebing sepanjang jalur wisata Tahura Cangar serta sejumlah titik rawan longsor lainnya,” ujar Rinaldi, Jumat (23/1/2026).

Ia menambahkan, sisa bibit vetiver akan ditanam di berbagai titik rawan longsor di wilayah Pacet, Gondang, dan Trawas, termasuk di sepanjang jalur menuju kawasan wisata yang selama ini memiliki potensi kerawanan bencana.

Menurut Rinaldi, pemilihan rumput vetiver bukan tanpa alasan. Tanaman ini memiliki sistem perakaran yang sangat kuat dan mampu menembus tanah hingga beberapa meter, sehingga efektif memperkuat daya ikat tanah dan mengurangi risiko pergerakan lereng.

“Penanaman rumput jenis ini digagas langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto sebagai langkah konkret meminimalisir potensi bencana alam serupa, khususnya longsor,” tegasnya.

Penanaman vetiver ini juga melengkapi upaya sebelumnya yang telah dilakukan melalui penanaman pohon di kawasan rawan longsor. Namun, BPBD menilai penguatan vegetasi perlu ditingkatkan agar perlindungan lereng menjadi lebih maksimal.

“Meski sebelumnya sudah dilakukan penanaman pohon, kami menambah penguatan dengan rumput vetiver agar struktur tanah lebih stabil,” pungkas Rinaldi.

Kegiatan penanaman tersebut melibatkan berbagai pihak, mulai dari Wakil Bupati Mojokerto, jajaran BPBD, DPRKP2, Forum Pengurangan Risiko Bencana, TNI-Polri, LSM, hingga petugas Tahura Raden Soerjo sebagai pengelola kawasan.(*)
Posting Komentar
ADVERTISEMENT
Designed by Perintis
ADVERTISEMENT
Designed by Perintis