BREAKING NEWS
  • Perintis Kategori
  • _Terkini
  • _Tekno
  • _Ekonomi
  • _Style
  • _Daerah
  • _Indeks Berita
  • Perintis Network
  • _Ragamjatim.id
  • _Intips.net
  • _WisataHits.com
  • _RadioStream.web.id
  • Perintis Regional
  • _Jakarta
  • _Banyuwangi
  • _Blitar
  • _Mojokerto
  • _Magetan
  • _Madiun
  • _Surabaya
  • _Sidoarjo
  • _Jember
  • _Kediri
Perintis | Media Reflektif Indonesia

Perintis | Media Reflektif Indonesia

  • Eksekutif
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Budaya
  • Olahraga
  • Lifestyle
  • Tekno
  • Beranda
  • Budaya

Kuli Tinta Sang Pejuang

  • Lebih kecil
  • Bawaan
  • Lebih besar
Bagikan:

Oleh:
Joko Tetuko

Bogor, 31 Januari 2026, Sejarah Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) tidak pernah berdiri sendiri. Dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga PWI termaktub jelas bahwa perjuangan wartawan Indonesia adalah bagian tak terpisahkan dari sejarah panjang perjuangan rakyat Indonesia merebut, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sejak awal republik ini dilahirkan, wartawan bukan sekadar pencatat peristiwa. Mereka adalah kuli tinta, saksi zaman, sekaligus pejuang. Pena menjadi senjata. Kata-kata menjadi peluru kesadaran.
Kini, di usia hampir delapan dekade kemerdekaan, PWI kembali menegaskan jati dirinya: kumpulan kuli tinta sang pejuang.

Pejuang yang bersiap melakukan terobosan digitalisasi, sekaligus melawan kedzaliman digital yang kerap dimanfaatkan para bandit negeri untuk menipu, membelokkan fakta, dan meninabobokan rakyat.

Dalam pidatonya, Menteri Pertahanan Jenderal (Purn) Sjafrie Sjamsoedin menegaskan kembali posisi historis PWI sebagai mitra strategis tentara dan para pejuang penjaga kedaulatan bangsa. Sejak masa revolusi, pers hadir menjaga api kemerdekaan, membangkitkan semangat kebangsaan, dan membongkar kebobrokan yang menggerogoti negara dari dalam.

PWI, kata dia, bukan hanya penjaga informasi, tetapi bagian dari instrumen pertahanan non-militer bangsa.

Komitmen itu kini kembali disuarakan lantang.

PWI menyatakan siap dan berani membela negara, berdiri bersama seluruh instrumen penjaga kedaulatan NKRI. Siap berjuang mengembalikan martabat anak bangsa bahkan bila harus ditempuh dengan pengorbanan.

Sebab hari ini, ibu kandung bernama Indonesia terasa terkoyak. Setelah puluhan tahun merdeka, “penjajah modern” hadir tanpa senjata, tetapi dengan tipu daya, sogokan demokrasi, dan kekuasaan ekonomi. Rakyat dibuat tak berdaya, dilalaikan, dan diadu domba.

Di tengah kondisi itu, kuli tinta sang pejuang memilih berdiri. Menyuarakan dan menyiarkan cahaya kebenaran seterang rembulan saat padang bulan, ketika gelap tak lagi mampu menyembunyikan luka.
Ibu Pertiwi menangis. Kekayaan alam terkuras, dinikmati segelintir orang. Amanat rakyat dikhianati oleh mereka yang pernah bersumpah setia.

Korupsi menjadi tradisi, kemewahan dipertontonkan, sementara rakyat dipaksa bertahan dalam kemiskinan dan kebingungan informasi.

Maka PWI kembali menegaskan langkah, terdepan bersama rakyat, bergotong royong menjaga kedaulatan. Bela negara bukan slogan, tetapi laku.

Mengembalikan kekayaan rakyat untuk sebesar-besarnya kemaslahatan umat, dan menyeret para pengkhianat ke hadapan nurani publik.

Kesadaran itu menguat dalam Retret Memperkuat Pers Profesional, Menjaga Ketahanan Informasi, Demokrasi, dan Ketahanan Nasional. Sebuah ruang refleksi, sekaligus titik balik. Wartawan disadarkan kembali akan perannya: membebaskan rakyat dari kemiskinan informasi dan jebakan tipu-tipu digital.

Alam seolah ikut bersaksi. Tanda-tanda perlawanan terhadap kedzaliman mulai tampak. Ada harapan bahwa kedaulatan rakyat yang hampir hilang bisa direbut kembali.

Para peserta retret para kuli tinta sang pejuang siap menjadi garda terdepan. Berperang opini, melawan kenakalan digitalisasi, dan menembus kabut kepalsuan. Demi mengembalikan amanat umat yang lama terlumat oleh para penjilat kekuasaan.

Malam itu, suasana sunyi. Para wartawan terdiam. Seperti rembulan tertutup awan, qolbu mereka meratap ketika mendengar pidato para menteri tentang negeri yang terasa “mati suri”.
Namun dari keheningan itu, tekad justru mengeras.

PWI kembali memeluk tradisi patriotiknya berjuang dalam semangat demokrasi, menjaga kedaulatan

NKRI dengan pena yang jujur dan nurani yang merdeka.
Kini, para kuli tinta bangkit dari tidur panjang.
Siap menjadi penjuru informasi kebenaran.
Siap membela negara.

Siap membangunkan rakyat agar siuman dari panjangnya peninaboboan, menuju kehidupan yang adil, makmur, dan gemah ripah loh jinawi.

Karena selama masih ada kebenaran yang harus disuarakan, kuli tinta akan tetap menjadi pejuang. (*)
Baca Juga
Tag:
  • Budaya
Bagikan:
Berita Terkait
  • Kuli Tinta Sang Pejuang
  • Kuli Tinta Sang Pejuang
  • Kuli Tinta Sang Pejuang
  • Kuli Tinta Sang Pejuang
  • Kuli Tinta Sang Pejuang
  • Kuli Tinta Sang Pejuang
Berita Terbaru
  • Kuli Tinta Sang Pejuang
  • Kuli Tinta Sang Pejuang
  • Kuli Tinta Sang Pejuang
  • Kuli Tinta Sang Pejuang
  • Kuli Tinta Sang Pejuang
  • Kuli Tinta Sang Pejuang
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal
Terpopuler
  • 15 Tarian tradisional Jawa Timur, kaya akan sejarah dan filosofi

  • Kita Perintis, Bukan jadi Pewaris kata yang tidak asing sering kita dengar

  • Ragam Budaya Jawa Timur: Warisan Lokal yang Mendunia

  • 5 HP All Rounder Terbaik 2026, Performa Kencang Baterai Awet Harga Bersahabat

  • Candi Hindu-Buddha, Peninggalan Sejarah Terbesar dan Terkenal Di Indonesia

Topik Pilihan
  • Eksekutif
  • Budaya
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Olahraga
  • Tekno
Lifestyle
Artikel Lainnya
Sponsored
Product Image
Rp282.667
DBS 8899 G Plus Shock Belakang Motor Matic Xride Soulgt MioM3 Mio Smile Beat Scoopy Genio Vario Fi Xeon Fazzio Vario 125/150
Shopee
Product Image
Rp77.557
Jas Hujan Pria Wanita Dewasa Setelan Jaket Celana Tebal Aimon
Shopee
Product Image
Rp37.400
BETADINE FEMININE HYGIENE Pembersih Kewanitaan 60ml
Shopee
Product Image
Rp359.000
Jessie Beauty - Bundle Ice Cream Tint Liptint All Variant
Shopee
Product Image
Rp59.999
BEBLISS EAU DE PARFUME ROMANTIC SERIES BUY 1 GET 3PCS PARFUM SHIMMER SPRAY UNISEX PREMIUM TAHAN LAMA
Shopee
Ad
Ad
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Disclaimer
Copyright ©2026 Perintis.co.id All rights reserved.